ibu kita Kartini, putri sejati
putri Indonesia, harum namanya
ibu kita Kartini, pendekar bangsa
pendekar kaumnya untuk merdeka
wahai ibu kita Kartini
putri yang mulia
sungguh besar cita-citanya
bagi Indonesia
Masih Ingat kah engkau akan lagu ini..? masih hafalkah engkau dengan lagu ini.. waduh jujur aja deh.. aku dah nggak iling blass… inget tglnya aja dah lupa boro2 lagunya.. balik ke SD lagi yuk..
Tak terasa hari ini hari bersejarah bagi kaum hawa di Indoensia.. tanpa beliau mungkin kita masih berkutak kutik di dapur saja..nggak ngerti kono-kene, nggak ngerti tentang dunia luar.. taunya 3M Masak, Macak,Manak ( eh bener atau salah sich ..??? ). Tanpa beliau mungkin kita nggak akan pernah tau soal dunia politik, dunia laki-laki, dunia yang tak mungkin kita pikirkan sebelumnya..
Zaman RA.Kartini, semua serba aturan dan penuh tantangan.. kita tak bisa bebas bergerak dan leluasa bekerja. Kita harus tunduk kepada Orang tua kita, Suami dan saudara laki-laki.Kita harus patuh apa kata orang tua yang serba ini dan itu..RIBET deh…untung aku nggak lahir zaman itu deh..ngenes kalee yeee..
Aduh..Tahun semakin berganti, begitu juga gaya dan aturan pun selalu berganti mengiringin tiap langkah tahun yang berjalan..kini tak lagi banyak aturan yang mengikat kaum hawa untuk bekerja dan berberpikir… sekarang kita bisa bergerak,terbang bebas dan leluasa menjelajahi dunia luar yang pernah dalam angan kita sebelumnya..Sekarang kita bisa bekerja dan meraih cita-cita setinggi langit..( berapa meter yach..? ada yang tau nggak.,.??). Sekarang kita bisa belajar nggak hanya satu-dua bahasa aja.. ibaratnyan kita kaum hawa bisa merdeka…Tapi INGAK-INGAK… walau kita bisa terbang sebebas burung camar ( lho kok jadi Vina Panduwinata sich..) kita tetap nggak boleh melangkahi hak suami dan membantah apa kata Ortu..apalagi sampai ngelupain kodrat kita sebagai wanita.. yach kembali lagi 3M deh…kita tetap kudu menghormati ortu dan suami serta pasa saudara laki2 kita, kita tetap kudu patuh dan tunduk walau hati kita kadang berontak.
Janganlah setelah kita bisa bebas dan merdeka kita jadi lupa akan kodrat kita sebagai wanita dan melupakan segalanya.. terutama dalam segi keluarga.. janganlah itu sampai terjadi yach.. ( ceile sok filosofi banget deh gw..). Janganlah setelah kita meraih cita-cita kita jadi males berumah tangga karena takut kita nggak bisa berkreativitas lagi dan mendapatkan segala sesuatu yang kita mau.. Boleh lah kita beraktivitas walaupun kita berumah tangga.. toh masih banyak jalan untuk mendapatkan uang sendiri..seperti buka usaha kecil di dalam rumah( home industri) dengan begitu kita bisa menjadi wanita sejati.. ngejagain keluarga dan juga punya income sendiri.Bukan berarti kita harus bekerja di kantor dengan jabatan yang tinggi dan gaji yang gede tapi keluarga berantakan.. RA KARTINI nggak ngajarin kita seperti itu khan..?Beliau walau mengajari kita untuk beremansipasi dengan kaum Adam.. bukan maksud untuk menginjak mereka dan juga bukan maksud untuk mereka mudah mempermainkan kita.. tetaplah kita berdiri dan menjadi wanita yang mandiri tanpa harus selalu bergantung dengan kaum adam.. bolehlah sometimes kita bergantung kepada mereka karena mereka punya tanggung jawab terhadap kita…
Nach generasi muda… bagaimana dengan RA KARTINI era thn 2008..??????

yups, sepakat banget, mbak franya, hehehehe
sebagai lelaki, saya merasa salut juga kepada kaum perempuan yang sukses berkarier. meski demikian, sukses mereka akan lebih “sempurna” jika mereka juga sukses membangun rumah tangga di sektor domestik. ada yang bilang, perempuan idealnya jadi sosok androgini *halah* yang bisa bersikap maskulin saat di ranah publik sekaligus bisa bersikap feminim saat di ranah domestik. bisa nggak, yah?
aiiiihh picnya cakep amat
kartini 2008?sesuai dengan apa yang kartini inginkan. Perempuan Indonesia yang cantik hati dan jiwa, mandiri, pintar, menjunjung tinggi emansipasi tanpa melupakan kodrat sebagai wanita. Berat, tapi seharusnya kita sebagai perempuan bisa..Selamat Hari kArtini juga jeng..
itu gambarnya perayaan hari kartini di sana yah??
Kebayaan… Tiap jumat seru kali ya…
kayaknya yang di foto aku setuju sebagai pionir kartini masa kini
ayooo , semangat kartini dalam arti emansipasi yang sebenarnya
kenapa kalo hari kartini identik ama kebaya ya? coba variasi gitu… mmm… bikini kayaknya menarik… hiahiahiahiaa (tampang mesum)
itu yg di foto kebaya dr daerah mana ya ?
dlu lagu “ibu kita kartini” lagu paporit pas di sd.
salam kenal ya..
mmpir balik bos..
mau jadi wonder woman nih?
R.A Kartini ato Ra Kartini nih???hehhehe boleh2^^
semangat ibu kartini rupanya masih bersemayam dalam kehidupanmu yo Nay, biarpun telat kuucapkan selamat hari Kartini kepada semua perempuan Indonesia
Selamat hari Kartini (telat) jadilah wanita yang bisa mengemban amanat dan cita cita R.A Kartini.
pilihan untuk berkarir atau menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya mengurus anak, sama baiknya. kalo bisa sukses dua-duanya, sempurna. Selamat Hari Kartini, meski telat!
lelaki dan perempuan itu saling melengkapi, bukan untuk saling menggungat tanggung jawab, bukan untuk saling menindas. Wanita diciptakan bukan untuk ditindas tapi untuk dilindungi. Itu mah tergantung penafsiran para wanitanya, selama dia mikir aturan ini itu adalah sebuah bentuk penindasan dan pengekangan maka selama itu pula ia merasa dirinya ditindas dan dikekang, selama dia mengakui itu sebagai sebuah perlindungan maka ia akan merasakan sebuah anugerah luar biasa telah diciptakan sebagai sesosok wanita.
Yup, sekali lagi emang kita patut berterima kasih ma ibu kartini, dengan pemikirannya beliau berhasil menginspirasi para wanita untuk bisa lebih maju. Semoga maksud mulia ibu kartini bisa terlaksana, gak semakin menyimpang. Semoga wanita sekarang bisa memaknainya dengan bijak. Amin….